EXPOSSE.COMIJAMBI – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, MKM, melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada malam hari di kawasan Pasar Talang Banjar. Sidak ini dilakukan untuk meninjau langsung progres pembangunan drainase yang menjadi bagian penting dari penataan kawasan strategis kota tersebut.
Pembangunan drainase sepanjang 2,4 kilometer ini merupakan bagian dari proyek besar pelebaran jalan penghubung provinsi.
“Kita sedang membangun jalan penghubung provinsi di sepanjang kawasan ini, total panjangnya 1,2 kilometer di sisi kiri dan kanan, sehingga total 2,4 kilometer. Proyek ini mencakup pelebaran jalan menjadi empat lajur, penataan pedestrian kiri dan kanan, serta pembangunan drainase,” ujar Wali Kota.
Maulana menuturkan, kawasan Talang Banjar ke depan akan ditata seperti kawasan Sumantri Brojonegoro, dengan desain modern yang dilengkapi median jalan, lampu penerangan, dan estetika pedestrian.
Menurutnya, pembangunan drainase menjadi tahap paling menantang karena harus dikerjakan siang dan malam.
“Karena padatnya lalu lintas dan keterbatasan waktu, kami lakukan pengerjaan hingga malam. Malam hari tim gali tanah dan merakit besi. Kami mohon kepada masyarakat yang melintas agar lebih berhati-hati,” jelasnya.
Selain itu, Wali Kota juga mengimbau para pedagang yang masih menggunakan bahu jalan untuk segera mengosongkannya. Ia menegaskan bahwa kerja sama masyarakat sangat dibutuhkan agar pengerjaan proyek tidak terganggu dan penataan kawasan pasar berjalan maksimal.
Lebih jauh, Maulana mengungkapkan bahwa setelah proyek drainase rampung di akhir tahun ini, Pemerintah Kota Jambi akan melanjutkan dengan pembangunan pusat oleh-oleh dan diorama di kawasan eks Talang Banjar.
“Kawasan ini akan menjadi ikon baru di wilayah Jambi Timur dan Paal Merah,” tegasnya.
Dengan penataan kawasan yang terintegrasi antara infrastruktur, perdagangan, dan estetika kota, Pasar Talang Banjar diharapkan menjadi wajah baru Jambi yang lebih tertib, modern, dan menarik bagi warga maupun wisatawan.(EXP-001)











Discussion about this post