EXPOSSE.COMIJAMBI — RS TK III dr. Bratanata Jambi memberikan klarifikasi resmi terkait pemberitaan yang menyebutkan adanya dugaan penolakan pasien BPJS Kesehatan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit tersebut.
Dalam konferensi pers hak jawab, Kepala RS TK III dr. Bratanata Jambi, Letkol Ckm dr. Hadi Zulkarnain, M.Ked (Cardio), Sp.JP (K), FIHA, M.K.M, M.H, menegaskan bahwa pelayanan kepada pasien telah dilaksanakan sesuai prosedur medis dan ketentuan hukum yang berlaku.
“Pasien yang datang telah diperiksa oleh dokter jaga IGD. Pasien memiliki riwayat jatuh dua bulan lalu dan baru berobat ke rumah sakit sekarang. Hasil pemeriksaan tidak ditemukan kegawatdaruratan, sehingga disarankan berobat jalan melalui Faskes Tingkat I secara berjenjang. Saat di IGD, pasien juga telah menjalani pengecekan tanda vital dan pemeriksaan elektrokardiogram (EKG),” jelas dr. Hadi.
Ia menambahkan, rumah sakit tidak dapat memberikan pelayanan di luar ketentuan resmi karena berisiko menimbulkan konsekuensi fraud dan hukum pidana. Menurutnya, pelayanan gawat darurat telah diatur dalam Permenkes No. 47 Tahun 2018 Pasal 3 ayat (2) yang memuat kriteria kegawatdaruratan, seperti kondisi yang mengancam nyawa, gangguan pernapasan, penurunan kesadaran, gangguan hemodinamik, atau memerlukan tindakan segera.
“Jika melanggar aturan tersebut, kami justru berpotensi melawan hukum. Karena itu, kami wajib mengacu pada regulasi,” tegasnya.
Pihak BPJS Kesehatan Kota Jambi yang hadir dalam konferensi pers membenarkan penjelasan rumah sakit dan berjanji akan meningkatkan sosialisasi mengenai alur serta pelayanan BPJS kepada masyarakat.
Manajemen rumah sakit juga menyampaikan terima kasih kepada media atas pemberitaan tersebut sebagai bagian dari kebebasan pers, namun berharap jurnalis memahami ketentuan Permenkes terkait kegawatdaruratan sehingga informasi kepada masyarakat bisa lebih lengkap.
Wakil Kepala RS TK III dr. Bratanata Jambi, Mayor Ckm Ruri Rahmadi, S.Kep., MH, menegaskan rumah sakit selalu membuka ruang kritik dan saran demi perbaikan layanan, baik untuk prajurit TNI, PNS, keluarga, maupun masyarakat umum.
Sebagai bagian dari peningkatan mutu layanan, RS TK III dr. Bratanata Jambi saat ini tengah membangun gedung baru dan melengkapi fasilitas kesehatan modern, termasuk layanan berbasis digital.
“Kami belum sempurna, tapi berkomitmen untuk terus berbenah demi mutu pelayanan kesehatan yang lebih baik,” tutup dr. Hadi.(*/EXP-001)











Discussion about this post