Tuntas dan Terpercaya
No Result
View All Result
Jurnalisme Warga
  • EKONOMI BISNIS
  • POLITIKA
  • HUKUM
  • POSE
  • SEHAT
  • SAINS
  • NASIONAL
  • WANITA
  • OPINI
  • LINGKUNGAN
  • SENI BUDAYA
  • WISATA
No Result
View All Result
Tuntas dan Terpercaya
  • EKONOMI BISNIS
  • POLITIKA
  • HUKUM
  • POSE
  • SEHAT
  • SAINS
  • NASIONAL
  • WANITA
  • OPINI
  • LINGKUNGAN
  • SENI BUDAYA
  • WISATA
Home LINGKUNGAN

Antisipasi Wabah PPR, Barantin Tingkatkan Pengawasan Lalu Lintas Hewan Ternak di Jambi

by Admin
3 February 2026
0
0
SHARES
5
VIEWS
ShareTweetSend

EXPOSSE.IDI JAMBI – Upaya pencegahan masuk dan menyebarnya penyakit Peste des Petits Ruminants (PPR) yang dilaporkan terjadi di lebih dari 70 negara di dunia, termasuk kawasan Asia, Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (Karantina) Jambi memperketat pengawasan lalu lintas hewan ternak di Pelabuhan Kuala Tungkal, Jambi.

Kepala Karantina Jambi, Sudiwan Situmorang, mengimbau para peternak domba maupun kambing dan pelaku usaha untuk menerapkan biosekuriti secara konsisten terhadap hewan ternaknya. Ia juga mengimbau masyarakat untuk melaporkan kepada petugas karantina apabila menemukan pelanggaran tindakan karantina, khususnya terkait pemasukan atau pengeluaran kambing dan domba dari dan ke wilayah Jambi tanpa dokumen persyaratan.

“Tingkatkan kewaspadaan wabah PPR, Karantina Jambi lakukan pengawasan lalu lintas ternak domba dan kambing secara masif. Kami terus bersinergi dengan pemangku kepentingan di tempat pemasukan dan pengeluaran yang telah ditetapkan. Laporkan lalu lintas hewan ternak kepada petugas karantina sesuai Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan,” jelas Sudiwan dalam siaran pers di Jambi, Selasa (03/02).

ArtikelTerkait

Jaga Keamanan Pangan, Karantina Jambi Rutin Lakukan Pengawasan

Jaga Keamanan Pangan, Karantina Jambi Rutin Lakukan Pengawasan

27 February 2026
Angka Stunting di Kota Jambi Turun, Diza Hazra Dorong Gerakan “Genting” untuk Cegah Kasus Baru

Angka Stunting di Kota Jambi Turun, Diza Hazra Dorong Gerakan “Genting” untuk Cegah Kasus Baru

29 October 2025
Pemkot Jambi Salurkan Gerobak Motor Pengangkut Sampah, Maulana: Harus Bersih Kalau Mau Jadi Kota Wisata

Pemkot Jambi Salurkan Gerobak Motor Pengangkut Sampah, Maulana: Harus Bersih Kalau Mau Jadi Kota Wisata

17 October 2025
Pemkot Jambi Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Kebakaran dan Angin Puting Beliung

Pemkot Jambi Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Kebakaran dan Angin Puting Beliung

14 October 2025

Sudiwan menegaskan bahwa Karantina Jambi berkomitmen menjaga wilayah Jambi aman dari ancaman penyakit hewan menular melalui peningkatan pengawasan lalu lintas komoditas hewan. Langkah-langkah pencegahan yang komprehensif turut dilakukan guna melindungi peternakan dan masyarakat.

“Mengintegrasikan pemanfaatan teknologi, pengujian laboratorium, serta kolaborasi lintas sektor, diharapkan dapat terbangun sistem pengawasan karantina yang tangguh dan efektif guna memastikan keamanan dan kesehatan hewan di Provinsi Jambi,” imbuhnya Sudiwan.

MeskI tidak bersifat zoonis, PPR merupakan penyakit hewan menular yang menyerang ruminansia kecil seperti kambing dan domba, dengan gejala demam serta gangguan saluran pernapasan dan pencernaan. Penyakit ini berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi yang signifikan bagi peternak apabila tidak diantisipasi secara dini dan komprehensif.

Data Lalu Lintas Domba dan Kambing

Berdasarkan data Best Trust (Barantin Electronic System for Transaction and Utility Service Technology), lalu lintas domestik keluar kambing dan domba di Jambi sepanjang tahun 2025 tercatat cukup tinggi. Secara kumulatif, jumlah ternak yang dilalulintaskan mencapai 32.075 ekor dengan frekuensi 218 kali pengiriman. Adapun daerah tujuannya, yaitu Tanjung Pinang, Bintan, dan Batam.

Pada awal tahun 2026 ini, tercatat lalu lintas kambing dan domba sebanyak 1.820 ekor dengan frekuensi 10 kali pengiriman. Data ini menjadi dasar bagi Karantina Jambi untuk terus memperkuat langkah antisipatif dan kewaspadaan terhadap potensi risiko penyakit hewan menular seperti PPR.

Selain pengawasan lalu lintas kambing dan domba, Karantina Jambi juga meningkatkan pengawasan terhadap alat angkut, khususnya kapal yang berasal dari luar negeri. Langkah ini dilakukan untuk mencegah potensi masuknya penyakit hewan menular melalui sarana pengangkut, baik yang membawa komoditas hewan maupun yang berpotensi terkontaminasi hama dan penyakit. (EXP-008)

Tags: BarantinJambiVirus PPR

Discussion about this post

July 2026
SMTWTFS
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031 
« Jun    

BERITA TERBARU

  • OJK Terbitkan POJK Kewajiban Penyediaan Modal Minimum dan Pemenuhan Modal Inti Minimum BPR
  • Ombudsman Jambi Terima Kunjungan dari Korsupgah Wilayah I KPK, Bahas Kerawanan Korupsi Pelayanan Publik
  • Makan Bergizi Gratis, Antara Ambisi Besar dan Tantangan Implementasi
  • Keadilan Fiskal untuk Daerah: Membangun Indonesia dari Pinggiran
  • DPP PKB Tetapkan Abdul Rasid Sebagai Ketua DPC PKB Tanjabtim

EXPOSSE

Berbeda dengan media digital lainnya, EXPOSSE tidak mengutamakan kecepatan dalam penyajian berita. Namun lebih mengutamakan keakuratan data, serta penyajian yang mendalam.
EXPOSSE, sebenarnya adalah nama yang telah kami persiapkan sejak 2013 lalu. Sesuai dengan namanya; EXPOSSE akan mengupas tuntas, hal-hal penting dan terkini. Berpihak pada kebenaran dan kebaikan bagi masyarakat luas.

KATEGORI

  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • EKONOMI BISNIS
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • KOTA JAMBI
  • LINGKUNGAN
  • NASIONAL
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIKA
  • POSE
  • REGIONAL
  • SAINS
  • SEHAT
  • SENI BUDAYA
  • WANITA
  • WISATA

Ikuti Kami

  • Exposse
  • Tentang
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman

© 2020 Exposse - Jl Depati Parbo, Lorong Rizky II RT 13 No 40C Pematang Sulur, Telanaipura, Kota Jambi. Developed by Ara.

No Result
View All Result
  • Exposse
  • Tentang
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman

© 2020 Exposse - Jl Depati Parbo, Lorong Rizky II RT 13 No 40C Pematang Sulur, Telanaipura, Kota Jambi. Developed by Ara.